Memulai kebiasaan sering terasa seperti mengikuti perlombaan hari beruntun. Ketika satu hari terlewat, seluruh usaha dianggap gagal. Cara melihat ini mudah membuat angka menjadi tujuan utama, sementara kegiatan yang ingin dibangun justru terlupakan.

Studi Phillippa Lally dan rekan, pertama diterbitkan pada 2009, mengikuti 96 sukarelawan yang memilih perilaku untuk diulang setiap hari dalam konteks yang sama selama 12 minggu. Peneliti menggunakan laporan peserta dan pemodelan untuk mempelajari berkembangnya otomatisasi. Tidak semua peserta memiliki data atau kecocokan model yang sama baiknya.

Rentang waktu yang sering dibawa ke percakapan populer berasal dari model; sebagian perkiraannya melampaui masa pengamatan. Karena itu, penelitian tersebut tidak membuktikan adanya tenggat universal. Perilaku yang dipilih sendiri dalam studi juga berbeda dari perubahan yang diwajibkan atasan atau dipersulit kondisi rumah.

Bagi seseorang yang ingin mulai membaca, konteks yang mudah dikenali dapat lebih berguna daripada target sempurna. Misalnya, sediakan bacaan di tempat yang biasa digunakan setelah kegiatan tertentu. Ini contoh penyusunan lingkungan, bukan janji bahwa kebiasaan akan otomatis muncul setelah hitungan hari tertentu.

Catatan sederhana dapat menjawab dua pertanyaan: apakah kegiatannya masih berguna, dan hambatan apa yang berulang? Bila bahan bacaan terlalu sulit atau waktu yang dipilih selalu berbenturan dengan kewajiban, rencananya bisa disesuaikan. Menilai ulang rencana tidak menghapus usaha yang sudah dilakukan.

Kebiasaan membantu mengurangi kebutuhan mengambil keputusan berulang. Namun, kehidupan tidak selalu berjalan dengan jadwal yang sama. Rencana yang dapat diperbaiki memberi ruang bagi kenyataan itu tanpa mengubah satu hari yang terlewat menjadi putusan mengenai karakter seseorang.

Sumber & referensi

  • Phillippa Lally, Cornelia H. M. van Jaarsveld, Henry W. W. Potts dan Jane Wardle (2010; daring 16 Juli 2009). How are habits formed: Modelling habit formation in the real world. European Journal of Social Psychology, 40(6), 998–1009. DOI 10.1002/ejsp.674.
  • https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/ejsp.674