Seseorang dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik sambil tetap merasa bahwa pengakuan yang diterimanya tidak layak. Ketika pengalaman itu dibicarakan sebagai impostor phenomenon, istilahnya sebaiknya membuka percakapan, bukan langsung menetapkan penjelasan seluruh kesulitan kerja.

Dena M. Bravata dan rekan dalam Journal of General Internal Medicine pada 2020 meninjau 62 penelitian dengan 14.161 peserta. Perkiraan frekuensinya sangat beragam karena perbedaan alat ukur dan ambang penilaian. Pada literatur yang masuk tinjauan, belum ditemukan penelitian yang menguji pengobatan khusus kondisi tersebut. Penelusurannya berakhir pada 2018, sehingga temuan itu bukan pernyataan tentang seluruh riset hingga sekarang. Kajian didanai Crossover Health, dan hampir semua penulis bekerja atau berkonsultasi untuk perusahaan tersebut; hubungan ini perlu diketahui saat menilai konteks penelitian.

Rentang hasil yang lebar menjadi alasan berhati-hati ketika angka tunggal dipakai untuk menggambarkan semua pekerja. Mengisi kuis daring juga tidak menjelaskan apakah seseorang memerlukan pelatihan, umpan balik yang lebih jelas, perubahan kondisi kerja atau pemeriksaan kesehatan.

Dalam contoh rekaan, pekerja baru dapat meminta penjelasan mengenai ukuran keberhasilan tugas, bukan hanya menerima pujian umum. Membahas bagian yang sudah dikuasai dan bagian yang masih dipelajari membuat percakapan lebih konkret. Ini contoh pengelolaan komunikasi, bukan terapi yang diklaim berasal dari kajian tersebut.

Jika rasa tertekan menetap atau mengganggu kehidupan, bantuan profesional dapat mempertimbangkan pengalaman secara lebih utuh. Pengakuan atas pencapaian dan kesediaan meminta dukungan dapat hadir bersamaan; tidak perlu menunggu sampai sebuah label terasa benar-benar cocok.

Sumber & referensi

  • Dena M. Bravata, Sharon A. Watts, Autumn L. Keefer dan rekan (2020; daring 17 Desember 2019). Prevalence, Predictors, and Treatment of Impostor Syndrome: a Systematic Review. Journal of General Internal Medicine, 35, 1252–1275. DOI 10.1007/s11606-019-05364-1.
  • https://link.springer.com/article/10.1007/s11606-019-05364-1