UEFA Champions League musim ini memasuki matchday ketiga dengan persaingan yang jauh lebih menarik dibanding musim sebelumnya. Para peserta tampil dengan kekuatan yang kian menakutkan.
Di La Liga, Barcelona tengah on fire dengan torehan gol terbanyak hanya dari 9 pertandingan. Sementara dari Ligue 1, PSG memimpin klasemen Champions League dengan perolehan poin sempurna.
Namun, kejutan terbesar justru datang dari klub Serie A yang sedang on fire, berasal dari pinggiran danau yang indah serta meniti jalan panjang dari Serie D hingga Serie A: Como 1907, yang diasuh langsung oleh Cesc Fàbregas.
Di sisi lain, wakil dari negeri Tiga Singa dengan liga paling bergengsi dan terkompetitif di dunia—Premier League—yakni Manchester United alias The Red Devils, turut hadir meramaikan ajang Champions League kali ini dengan segudang cerita menarik untuk dibahas.
Pada laga tadi malam, Como berhadapan dengan Manchester United di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Saat konferensi pers pralaga, pelatih Cesc Fàbregas mengakui bahwa timnya masih baru di kompetisi ini dan masih harus banyak belajar.
Kendati demikian, Cesc memberikan motivasi besar kepada skuadnya agar tidak merasa takut. Berkat mental tersebut, Como sukses menumbangkan Manchester United dengan skor telak 4-1.
Nico Paz tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak dua gol (brace) serta memberikan satu assist untuk mengomandoi kemenangan meyakinkan tim asuhan Cesc Fàbregas.
Laga baru berjalan dua menit, Como sudah membuka keunggulan lewat sontekan Nico Paz usai menerima umpan dari Lucas Da Cunha.
Memasuki babak kedua, tuan rumah semakin gencar melancarkan serangan dan menambah tiga gol tambahan masing-masing melalui Anastasios Douvikas pada menit ke-49, gol kedua Nico Paz pada menit ke-57, serta sundulan Jacobo Ramón pada menit ke-76.
Manchester United yang kini dilatih oleh Michael Carrick hanya mampu membalas lewat gol hiburan yang dicetak oleh Joshua Zirkzee pada masa injury time (90+1').
Hasil ini memperpanjang tren negatif Setan Merah di ajang Eropa sekaligus mempersembahkan pesta kemenangan bersejarah bagi wakil Italia tersebut.
Sebelum laga dimulai, publik dan para penonton sempat membayangkan Manchester United akan memamerkan keagungan sejarah serta kualitas sepak bola kelas dunia di hadapan Como.
Namun alih-alih terpesona oleh nama besar sang tamu, tribune Giuseppe Sinigaglia justru disuguhi pemandangan yang tak terduga: aksi para pemain Setan Merah yang tampak canggung dan mati gaya, persis seperti komika yang sedang berdiri sendirian di atas panggung dengan materi yang pecah mengocok perut.
Diharapkan menyajikan duel taktik yang sengit, pertandingan malam itu berubah menjadi panggung hiburan segar yang dinikmati sepenuhnya oleh kubu tuan rumah. Di saat para pemain King MU terus kebingungan meredam gempuran, para pendukung dan manajemen Como cukup duduk manis menyaksikan aksi tersebut hingga akhirnya bisa tersenyum lebar menyambut kemenangan telak ini.
Sumber & referensi
- * Bola.net - Hasil Como vs Man Utd: Nico Paz Menggila, Setan Merah Dibantai 4-1
- * CNN Indonesia - Hasil Liga Champions: Pesta Como dan Nico Paz Hancurkan MU 4-1
- * Detik Sport - Como Vs MU: I Lariani Habisi Setan Merah 4-1
- * UEFA Champions League Official Match Centre - Como 1907 vs Manchester United




Komentar 0
Komentar diperiksa pengelola sebelum tampil. Mari berdiskusi dengan saling menghormati.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.