Ikan sering diamati sebagai warna yang bergerak di dalam wadah. Cara melihat itu dapat membuat kebutuhan perilakunya kurang mendapat perhatian dibanding pencahayaan dan dekorasi. Padahal, perawatan perlu mempertimbangkan bagaimana spesies tersebut mencari makan serta berinteraksi.

Manuela Lombardi Brandão dan rekan menerbitkan tinjauan perilaku angelfish Pterophyllum scalare pada 2021. Kajian merangkum perilaku sosial, reproduksi, makan dan pengayaan lingkungan. Tinjauan ini memberi dasar pertanyaan tentang spesies tersebut, tetapi tidak menguji satu rancangan akuarium yang pasti cocok bagi semua ikan.

Pengetahuan spesies membantu ketika memilih teman satu akuarium. Keterangan “sama-sama ikan hias” terlalu umum untuk menjelaskan hubungan sosial atau kebutuhan ruang. Pemelihara perlu mencari sumber yang menyebut spesies dengan jelas dan menjelaskan dasar rekomendasinya.

Pengamatan dapat dilakukan tanpa memancing reaksi demi hiburan. Catat bagaimana ikan menggunakan ruang pada waktu berbeda dan perubahan yang terlihat setelah ada pergantian penghuni atau peralatan. Catatan bukan diagnosis, tetapi dapat membuat pertanyaan kepada ahli menjadi lebih rinci.

Ada pula batas ketika menerjemahkan perilaku. Ikan yang mendekati kaca tidak otomatis meminta makan; penelitian mengenai satu respons tidak memberi kamus universal bagi semua keadaan. Jika tampak perubahan kesehatan, mintalah bantuan yang kompeten.

Memahami perilaku mengubah perhatian dari tampilan wadah ke kehidupan penghuninya. Ukuran keberhasilan bukan hanya akuarium tampak ramai, melainkan apakah keputusan perawatan memiliki alasan yang sesuai dengan hewan yang dipelihara.

Sumber & referensi

  • Manuela Lombardi Brandão, Felipe Dorigão-Guimarães, Marcela Cesar Bolognesi, Ana Carolina Dos Santos Gauy, André Vitor Salinas Pereira, Lethicia Vian dan rekan (2021). Understanding behaviour to improve the welfare of an ornamental fish. Journal of fish biology. DOI 10.1111/jfb.14802.
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/34076258/