Kebijakan penggunaan antibiotik dan keputusan merawat hewan yang sedang sakit adalah dua persoalan yang berkaitan, tetapi tidak dapat disamakan. Penelitian kebijakan menilai pola pada kelompok, bukan memilih obat bagi satu hewan.
Karen L. Tang dan rekan dalam The Lancet Planetary Health pada 2017 menelaah 181 studi intervensi pembatasan antibiotik pada hewan produksi pangan. Sebanyak 179 melaporkan hasil pada hewan dan 21 pada manusia; sebagian studi mencakup keduanya. Tidak semua penelitian masuk analisis gabungan.
Pembatasan berhubungan dengan berkurangnya bakteri resisten pada hewan. Bukti manusia lebih terbatas, terutama untuk populasi umum yang tidak memiliki kontak langsung. Ragam kebijakan, bakteri dan rancangan penelitian membatasi pemindahan hasil ke setiap tempat.
Koreksi penerbit membetulkan jumlah studi pada satu bagian tabel dari sembilan menjadi sepuluh; ukuran efek terkait tidak berubah. Kajian dibiayai WHO. Salah satu penulis melaporkan keterlibatan riset yang didukung Pfizer dan GSK; penulis lain tidak menyatakan konflik di luar pendanaan WHO.
Pembaca laporan dapat memisahkan penggunaan obat, pengawasan distribusi dan hasil pemeriksaan resistensi. Ketiganya tidak otomatis berubah bersamaan. Tulisan ini tidak memberi regimen obat atau menyarankan penghentian terapi; penilaian hewan individual memerlukan tenaga veteriner. Bukti kelompok berguna untuk membahas kebijakan sambil tetap menjaga batas penerapannya.
Sumber & referensi
- Karen L. Tang, Niamh P. Caffrey, Diego B. Nóbrega dan rekan (2017). Restricting the use of antibiotics in food-producing animals and its associations with antibiotic resistance in food-producing animals and human beings: a systematic review and meta-analysis. The Lancet Planetary Health 1, e316–e327. DOI 10.1016/S2542-5196(17)30141-9.
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5785333/
- The Lancet Planetary Health (2017). Correction to Lancet Planet Health 2017; 1: e316–27. DOI 10.1016/S2542-5196(17)30157-2.
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6880278/




Komentar 0
Komentar diperiksa pengelola sebelum tampil. Mari berdiskusi dengan saling menghormati.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.