Jumlah kill memberi gambaran serangan yang langsung menghasilkan poin, tetapi belum menunjukkan biaya kesalahan. Hitting percentage dalam pencatatan voli memakai selisih kill dan error, lalu membaginya dengan total percobaan serangan. Karena itu nilainya berbeda dari sekadar persentase bola yang menjadi kill.
Pedoman statistik NCAA menjadi rujukan definisi tersebut. Sebagai contoh hitung rekaan, sepuluh kill dan empat error dari 20 percobaan menghasilkan nilai 0,300. Persentase kill-nya sendiri 50 persen. Kedua angka menjawab pertanyaan berbeda dan tidak saling menggantikan.
Perhitungan belum selesai pada kalkulator. Pencatat perlu memakai definisi percobaan dan error secara konsisten. Membandingkan hasil dari dua orang pencatat dengan kebiasaan klasifikasi yang berbeda bisa menghasilkan perbedaan yang bukan berasal dari permainan atlet.
Nilai ini pun tidak sendirian menjelaskan mutu penyerang. Kualitas umpan, situasi bola sulit dan lawan yang dihadapi ikut membentuk konteks. Artikel ini tidak menetapkan ambang pemain bagus atau buruk. Bagi penonton, manfaat utamanya ialah membaca lembar statistik secara lebih jernih: cari jumlah percobaan dan kesalahan sebelum menjadikan satu nilai efisiensi sebagai ukuran seluruh penampilan.
Sumber & referensi
- NCAA (2008). Official Volleyball Statistics Rules, Section 6 Article 2: Hitting Percentage.
- https://fs.ncaa.org/Docs/stats/Stats_Manuals/VB/2008%20VB%20Stats%20Manual%20easy%20print.pdf
- NCAA (2023). National Collegiate Men’s Volleyball Records, definition of hitting percentage.
- https://fs.ncaa.org/Docs/stats/m_volleyball_RB/2023/NC.pdf




Komentar 0
Komentar diperiksa pengelola sebelum tampil. Mari berdiskusi dengan saling menghormati.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.