Wasit yang tidak mendatangi monitor belum tentu melewatkan pemeriksaan video. Protokol VAR IFAB membedakan pemeriksaan informasi dari peninjauan yang memerlukan keputusan lebih lanjut. Sebagian pemeriksaan tidak menghasilkan perubahan ataupun tayangan monitor di tepi lapangan.
VAR membantu dalam lingkup kejadian yang ditentukan protokol. Hanya wasit yang memulai review dan keputusan akhir tetap berada padanya. Wasit dapat menggunakan informasi VAR atau melakukan peninjauan langsung melalui monitor, sesuai sifat persoalannya. Untuk persoalan faktual seperti letak pemain atau titik kontak, review berdasarkan informasi VAR biasanya sesuai. Untuk penilaian subjektif seperti intensitas pelanggaran, peninjauan di monitor sesuai protokol. Keputusan tetap berada pada wasit.
Bagi penonton, ada tiga pertanyaan yang berguna: kejadian apa yang diperiksa, informasi apa yang perlu dipastikan, dan keputusan akhir apa yang diumumkan. Jangan menyamakan lamanya jeda dengan tingkat kesalahan; durasi saja tidak memperlihatkan seluruh percakapan dan sudut gambar yang tersedia.
Jika membahas insiden, simpan kronologi sebelum dan sesudahnya serta perhatikan alasan resmi yang tersedia. Potongan gambar dapat membantu menjelaskan, tetapi tidak memperlihatkan sendiri isi komunikasi ofisial. Dengan membedakan proses pemeriksaan dan kewenangan keputusan, kritik terhadap VAR dapat diarahkan pada bukti serta penerapan protokol, bukan dugaan bahwa monitor harus dipakai pada setiap jeda.
Sumber & referensi
- The IFAB. Laws of the Game 2026/27 — Video Assistant Referee (VAR) protocol. Bagian yang dirujuk diperiksa 19 Oktober 2026.
- https://www.theifab.com/laws/latest/video-assistant-referee-var-protocol/




Komentar 0
Komentar diperiksa pengelola sebelum tampil. Mari berdiskusi dengan saling menghormati.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.