Tempat pemeliharaan dapat terlihat penuh aksesori tetapi tetap memberi sedikit kesempatan bagi burung untuk melakukan kegiatan yang sesuai kebutuhannya. Menilai lingkungan memerlukan perhatian pada apa yang benar-benar dapat dilakukan hewan, termasuk cara mencari makan dan bergerak.

C. L. Meehan, J. P. Garner dan J. A. Mench meneliti burung paruh bengkok Amazon sayap jingga muda. Laporan 2004 membandingkan lingkungan dengan dan tanpa pengayaan untuk mencari makan serta bergerak. Perilaku berulang abnormal lebih banyak berkembang pada kelompok tanpa pengayaan; perubahan lingkungan kemudian mengurangi perilaku tersebut setelah jeda.

Temuan satu spesies dalam kondisi penelitian tidak menetapkan satu paket mainan untuk semua burung. Ukuran, bahan dan cara penggunaan harus dinilai menurut spesies serta keadaan individunya. Benda yang dipasarkan sebagai pengayaan tidak otomatis aman atau berguna.

Pemelihara dapat memulai dari pertanyaan fungsi: kesempatan apa yang ditawarkan benda itu, apakah burung dapat memilih menggunakannya, dan apa yang terlihat selama pemakaian? Pengamatan sebaiknya mencakup perubahan aktivitas, bukan hanya apakah aksesori masih utuh.

Perilaku berulang maupun perubahan bulu juga tidak boleh disimpulkan penyebabnya hanya dari artikel. Penilaian dokter hewan tetap diperlukan untuk membedakan persoalan kesehatan dan faktor lingkungan. Mengganti aksesori bukan pengganti pemeriksaan tersebut.

Pengayaan merupakan proses memahami respons hewan dan menyesuaikan lingkungan. Keberhasilannya lebih masuk akal dinilai dari kesempatan hidup yang diberikan daripada banyaknya barang yang dibeli.

Sumber & referensi

  • C L Meehan, J P Garner, J A Mench (2004). Environmental enrichment and development of cage stereotypy in Orange-winged Amazon parrots (Amazona amazonica). Developmental psychobiology. DOI 10.1002/dev.20007.
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15103731/