Kucing yang tidak segera mendekat sering disebut tidak peduli. Penilaian itu memakai harapan manusia tentang cara menyatakan kedekatan, padahal perilaku hewan perlu dibaca dalam keadaan dan pengalamannya sendiri. Satu kejadian di depan tamu tidak cukup menggambarkan hubungan sehari-hari.

Kristyn R. Vitale dan rekan melaporkan bukti pola keterikatan kucing terhadap pengasuh dalam Current Biology pada 2019. Penelitian menggunakan kriteria perilaku yang diadaptasi dari kajian keterikatan. Temuan ini memperluas pembicaraan tentang hubungan lintas spesies, tetapi bukan alat penilaian kasih sayang yang dapat langsung dipakai di rumah.

Memindahkan prosedur penelitian ke situasi biasa tanpa memahami metode dapat menghasilkan tafsir keliru. Kucing yang meninggalkan ruangan mungkin sedang memilih tempat lain; pemelihara belum mengetahui seluruh alasannya. Mengubah satu perilaku menjadi cap “tidak menyayangi” justru menutup kesempatan mengamati lebih lanjut.

Yang lebih berguna ialah mencatat interaksi yang dipilih hewan pada waktu berbeda. Kapan ia mendekat, di mana ia biasa beristirahat, dan bagaimana reaksinya ketika diberi kesempatan menjauh? Catatan dapat membantu memahami pola individual, tanpa perlu mengganggu hewan untuk menguji hubungan.

Kedekatan juga tidak menghapus kebutuhan menjaga batas aman. Memaksa kontak agar terlihat akrab tidak menjadi kesimpulan dari studi tersebut. Bila perubahan perilaku disertai masalah kesehatan atau risiko keselamatan, minta penilaian dokter hewan.

Riset memberi alasan untuk tidak meremehkan kehidupan sosial kucing. Ia sekaligus mengingatkan bahwa istilah ilmiah tidak seharusnya berubah menjadi kuis singkat tentang hewan mana yang paling menyayangi pemiliknya.

Sumber & referensi

  • Kristyn R Vitale, Alexandra C Behnke, Monique A R Udell (2019). Attachment bonds between domestic cats and humans. Current biology : CB. DOI 10.1016/j.cub.2019.08.036.
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31550468/