Kalimat obat berhasil terdengar sederhana, tetapi dapat merangkum hasil yang berbeda-beda. Apakah yang berubah adalah ukuran pada pemeriksaan, lamanya kondisi tidak memburuk, lama hidup, atau pengalaman sehari-hari? Membaca berita penelitian dimulai dengan membuka kembali kata berhasil dan menanyakan ukuran yang digunakan.
Vinay Prasad dan rekan menelaah meta-analisis tingkat uji mengenai hubungan indikator pengganti dengan kelangsungan hidup dalam onkologi. Tinjauan yang terbit pada 2015 menemukan bahwa banyak hubungan yang dilaporkan berkekuatan rendah. Penulis juga mencatat bahwa kajian validasi yang tersedia hanya memakai sebagian uji yang mungkin relevan. Kesimpulan itu membahas kumpulan bukti tertentu, bukan semua obat kanker.
Indikator pengganti dapat membuat pertanyaan penelitian lebih cepat dijawab, tetapi pembaca tetap perlu mengetahui apa yang diwakilinya. Angka pemeriksaan yang bergerak ke arah diharapkan tidak dengan sendirinya menjelaskan seluruh manfaat bagi kehidupan pasien. Hubungan antara ukuran tersebut dan hasil akhir memerlukan bukti, bukan hanya nama yang terdengar ilmiah.
Contoh pertanyaan untuk membaca rilis ialah: hasil apa yang menjadi tujuan utama, berapa lama peserta diikuti, dan hasil penting apa yang belum diketahui? Ini merupakan panduan menelaah klaim, bukan dasar menghentikan pengobatan. Keputusan pasien juga menyangkut keadaan dan pilihan yang tidak dapat diputuskan oleh ringkasan penelitian.
Karena tinjauan itu sudah lama, penggunaannya di sini untuk menjelaskan persoalan metode, bukan menilai terapi terbaru. Berita yang cermat dapat menyampaikan temuan menjanjikan sambil tetap menuliskan ukuran keberhasilannya. Harapan menjadi lebih jelas ketika hasil sementara tidak diberi nama yang terlalu luas.
Sumber & referensi
- Vinay Prasad, Chul Kim, Mauricio Burotto, Andrae Vandross (2015). The Strength of Association Between Surrogate End Points and Survival in Oncology: A Systematic Review of Trial-Level Meta-analyses. JAMA internal medicine. DOI 10.1001/jamainternmed.2015.2829.
- https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26098871/




Komentar 0
Komentar diperiksa pengelola sebelum tampil. Mari berdiskusi dengan saling menghormati.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.