DN 31, Sigalovada atau Singalasutta, memakai gambaran enam arah untuk membahas hubungan dalam kehidupan perumah tangga. Relasi keluarga, pendidikan, persahabatan, pekerjaan, dan kehidupan spiritual diuraikan melalui tanggung jawab, bukan sekadar arah geografis.
Salah satu cara belajar ialah memperhatikan siapa yang mempunyai kewajiban terhadap siapa. Bila pembaca hanya mencari tuntutan terhadap pihak yang lebih muda atau lebih lemah, unsur timbal balik dalam pembahasan dapat terlewat. Teks perlu dibaca sebagai rangkaian, termasuk konteks masyarakat tempat ia diwariskan.
Penerapan masa kini tidak dapat dilepaskan dari keselamatan serta martabat orang yang terlibat. Menghormati relasi tidak berarti membenarkan kekerasan atau menghapus hak memperoleh pertolongan. Persoalan yang konkret memerlukan penanganan yang sesuai, bukan keputusan dari satu kutipan.
Artikel ini memperkenalkan kerangka bacaan, bukan menyusun aturan rumah tangga yang berlaku bagi semua orang. Penjelasan pengajar dan perbandingan terjemahan dapat membantu menguji pemahaman. Dengan memeriksa kedua sisi hubungan, refleksi menjadi lebih terarah daripada menggunakan teks hanya untuk menuntut kepatuhan pihak lain.
Sumber & referensi
- Bhikkhu Sujato (penerjemah) (tanpa tanggal halaman). DN 31 — terjemahan Bhikkhu Sujato. SuttaCentral, Bilara Data cabang published.
- https://suttacentral.net/dn31/en/sujato
- Diakses 19 Oktober 2026; bagian sumber yang relevan dibaca.




Komentar 0
Komentar diperiksa pengelola sebelum tampil. Mari berdiskusi dengan saling menghormati.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.